
Cowok londo kecil ini namanya Donnie, anak kesayanganku. Mijn schatje, karena kalau ia mau minta dibacain buku mesti narik-narik tanganku minta diambilkan buku di rak, sambil ngomong boek, boek. Suka manggil-manggil namaku. Suaranya imut-imut. Usianya mau 2 tahun. Bajunya selalu harum, entah pake sabun cuci apa. Kadang-kadang kalau ia mau pulang, aku nagih minta dicium, aku jongkok sambil nunjuk pipiku dan ia tidak keberatan mendaratkan bibirnya yang merah ke pipiku. Tapi anaknya gak bisa diam, bergerak terus dan agak nakal juga suka main dorong temannya dan suka gigit. Kemarin ia dapat gigitan balasan dari anak lain di jari tangannya. Ia langsung menjerit kesakitan. Kulihat ada bekas gigitan di jarinya. Kacian juga.
Waktu makan buah, aku dapat tugas ngupas buahnya. Saat itu ada anak, namanya Wim, walaupun udah mau 4 tahun, tiap pagi mesti nangis kalau ditinggal ibunya pulang. Ia ngomong semua orang merindukan ibu masing-masing. Aku nyahut, Kalau aku kangen dan mau bertemu ibuku aku harus berjam-jam terbang pake pesawat lho, dan 4 minggu kemudian aku harus menangis karena harus meninggalkannya seperti saat ibumu menitipkanmu di Kruimeltje. Yvonne bilang tuh dengar apa yang Dyah katakan.
**********************************
Sesuai dengan resolusiku di tahun baru ini, tadi aku ke Turke slagerij beli daging halal. Slagerijnya dekat rumah, secara rumahku dekat dengan centrum. Mengenai ini aku banyak tanya-tanya sama Inot. Habis itu ke toko Asia, di depan toko, kudengar ada orang menyapaku, wanita bertampang Asia, mengucapkan selamat tahun baru dan tanya ttg les nyetirku, ia bersama laki-laki Belanda. Aku lupa-lupa ingat siapa wanita itu, tapi saat aku masuk ke toko, aku baru ingat ia teman les nyetirku yang ngasih aku keset, jd nyesel mengapa aku tidak menyalami pacarnya juga, karena ialah pemilik pabrik kesetnya. Di dalam toko aku ketemu teman sekelas kursus bahasa Belanda dulu. Ia dari Indonesia. Sudah 3 tahun tidak bertemu, ngajakin ketemuan dengan teman-teman yang lain. Aku sih oke aja. Tapi kayaknya susah ngumpulin mereka, sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.
Nanti malam mau nyoba buat sushi, resepnya liat di blognya Susi, ibu satu ini memang jago masak.
